BUNTOK– Penemuan tiga jenazah di area Pit Suwalang
milik PT MUTU, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan
(Barsel) memunculkan tanda tanya besar. Kepolisian kini mendalami secara
intensif penyebab kematian ketiga korban yang ditemukan di kawasan tambang
dengan medan ekstrem tersebut.
Kapolres Barito Selatan AKBP Jacson Ricsco
Hutapea, S.I.K., M.H. mengatakan, laporan awal diterima dari masyarakat pada
Selasa pagi (20/01/2026). Menindaklanjuti informasi itu, personel Polres Barsel
langsung menuju lokasi kejadian.
“Setelah anggota kami mendatangi TKP, dipastikan
benar telah ditemukan tiga jenazah di lokasi,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi,
Selasa malam.
Ketiga korban diketahui bernama Satriansyah alias
Asat alias Pak Sala, warga Desa Muara Singan, serta Utuh dan Diana, pasangan
suami istri asal Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
Untuk kepentingan identifikasi awal, kepolisian
melibatkan Tim Inafis, Polsek GB Awai dan Polres Barito Utara. Selanjutnya,
ketiga jenazah dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok guna menjalani visum
dan otopsi.
“Saat ini fokus kami memastikan penyebab kematian
para korban. Semua kemungkinan masih terbuka dan masih kami dalami,” tegas
Kapolres.
Diketahui, sebelum penemuan jenazah, warga
setempat telah melaporkan adanya orang hilang sejak Minggu (18/01/2026).
Pencarian sempat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat bersama pihak
keamanan perusahaan tambang.
Namun, laporan resmi baru diterima aparat
kepolisian pada Selasa dini hari (20/01/2026) sekitar pukul 01.35 WIB, setelah
tiga warga mendatangi Pospol Patas Polsek Gunung Bintang Awai dan melaporkan
penemuan tiga mayat di area Pit Suwalang PT MUTU.
Lokasi kejadian yang berada di kawasan tambang
aktif dengan akses jauh serta medan berat menyebabkan proses evakuasi berjalan
lambat. Aparat baru berhasil mengevakuasi para korban pada siang hingga sore
hari.
“Evakuasi terkendala kondisi medan dan akses yang
sulit. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Jaraga
Sasameh Buntok untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres.
Kapolres menegaskan, penyelidikan akan dilakukan
secara menyeluruh dan transparan.
“Kami meminta masyarakat dan rekan media bersabar.
Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan
selesai,” pungkasnya.(dgd)
