BUNTOK– Bupati Barito Selatan (Barsel) Dr H
Eddy Raya Samsuri S.T, M.M Pimpin Rapat Kordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria guna
kunci dalam mewujudkan keadilan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui penataan aset dan akses masyarakat
terhadap tanah, program tersebut dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan
sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Hal itu diungkapkan Eddy Raya saat menghadiri
Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Barito Selatan Tahun
2026 di Aula Setda Barsel, Kamis (18/6/26).
Eddy Raya Samsuri mengatakan bahwa pelaksanaan
Reforma Agraria memiliki keterkaitan erat dengan visi pembangunan Kabupaten
Barsel Tahun 2025–2029.
“Yaitu mewujudkan daerah yang sejahtera, berdaya
saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi bagi IKN,” tegasnya.
Masih menurut orang nomor satu di Pemkab Barsel
itu bahwa kepastian hukum atas tanah, penataan ruang yang baik, penyelesaian
konflik agraria, dan pemerataan akses terhadap tanah menjadi faktor penting
dalam mendukung investasi, ketahanan pangan, dan pembangunan yang berkelanjutan
“Saya juga turut menyoroti dukungan pemerintah
daerah terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi program prioritas nasional.
Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Barito Selatan menargetkan penanganan 110 unit
rumah melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni maupun pembangunan rumah bagi
masyarakat terdampak bencana,” ucap Eddy Raya Samsuri.
Ditambahkan olehnya sekaligus mengakui masih
terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan fiskal daerah, sinkronisasi
data yang perlu diperkuat, serta persoalan legalitas lahan yang mempengaruhi
percepatan pembangunan perumahan.(digdo)
