BUNTOK - Koridor jalan Malungai Raya-Malungai
Dalam-Ngurit merupakan ruas strategis Kabupaten, yang menghubungkan pusat
pelayanan dengan desa- desa di Kecamatan Gunung Bintang Awai.
Mendukung distribusi hasil pertanian, perkebunan
dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi jalan masih memerlukan penanganan
bertahap. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus melaksanakan pembangunan
secara berkesinambungan.
Pemerintah daerah sudah berupaya terus melakukan
pembangunan ruas jalan dimaksud dengan menganggarkan hampir setiap tahun pada
ruas jalan tersebut. Demikian dikatakan Kadis PUPR Barsel Dr. Ita Minarni, ST
MM melalui Kabid Bina Marga Rio Irakama, ST MT, di Kantornya, Rabu 8 Juli 2026.
Bahkan menurut Rio, pihak Dinas PUPR Barito
Selatan sudah menggelar rapat, khusus membahas ruas jalan dimaksud. Rapat
dihadiri langsung oleh Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddi Raya Samsuri dan
Kadis PUPR Barsel Barito Selasa 7 Juli 2026 malam.
Rio menambahkan, Histori Penanganan, Tahun 2022.
Rekonstruksi Jalan Desa Malungai Raya-Malungai Dalam APBD Tahun 2022. Tender
Pagu Rp950.000.000. Nilai Kontrak Rp921.500.000.Tahun 2024 Rehabilitasi
Jembatan Malungai (Pemasangan Jembatan Bailey) APBD Tahun 2024 Tender Pagu
Rp400.000.000. Nilai Kontrak Rp392.500.000. Tahun 2025 Pembangunan Jalan
Malungai Raya (Karya Bakti) Swakelola Tipe IT APBD Volume ±1,484 km Pagu Rp2,5
Miliar.
Tahun 2025. Pembangunan Jalan Ngurit-Malungai
(Karya Bakti) Swakelola Tipe APBD Volume ±1,484 km Pagu Rp2,5 Miliar. Tahun
2026. Pembangunan Jalan Desa Malungai Raya-Malungai Dalam Tender APBD 2026
Volume +801 meter Pagu Rp1,35 Miliar. Target melanjutkan penanganan ruas
meningkatkan kemantapan jalan.
Untuk proyek tahun 2026, masih belum dilaksanakan,
menunggu dana, karena sekarang masih efisiensi anggaran.
"Kesimpulan Penanganan, telah dilaksanakan
secara berkelanjutan sejak 2022. Pemerintah telah mengalokasikan investasi
sekitar Rp7,664 miliar. Koridor Malungai Raya-Malungai Dalam-Ngurit memiliki
peran strategis bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi. Masih
diperlukan penanganan lanjutan untuk meningkatkan kemantapan ruas serta
menjamin keselamatan dan kelancaran transportasi,” tandas Rio sekaligus
mengakhiri.(digdo).
