Buntok - Ketua DPD KNPI Barito Selatan, Febriyanto
Hidayat menilai lomba tanglong tidak hanya menjadi ajang kreativitas
masyarakat, tetapi juga memiliki makna penting dalam menghidupkan kembali
tradisi dan budaya yang dibalut dengan syiar agama.
Ia mengatakan tradisi tanglong yang biasanya
dilaksanakan pada momentum keagamaan khususnya di Bulan Suci Ramadhan menjadi
simbol perpaduan antara budaya daerah dan nilai-nilai religi.
“Lomba tanglong ini bukan sekadar kegiatan
hiburan, tetapi juga bagian dari upaya menghidupkan tradisi dan budaya
masyarakat yang dibalut dengan syiar agama,” kata Febriyanto Hidayat, usai
pawai tanglong, Rabu, 11 Maret 2026 malam.
Menurutnya kegiatan seperti ini juga menjadi ruang
bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mempererat
kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui lomba tanglong ini juga, lanjut dia, nilai
gotong royong, kebersamaan, dan semangat religius dapat tumbuh secara
bersamaan.
Ia juga juga mengapresiasi antusiasme masyarakat,
khususnya para pemuda yang terlibat aktif dalam pembuatan dan penampilan
tanglong dengan berbagai bentuk dan desain yang menarik.
Peran pemuda sangat penting dalam menjaga dan
melestarikan tradisi daerah agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus
dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga tradisi yang menjadi identitas
masyarakat tetap terjaga, sekaligus menjadi sarana syiar agama yang positif,”
ucap dia.
Ia menambahkan lomba tanglong dan bagarakan sahur
ini di inisiasi oleh DPD KNPI Barsel dan MPC Pemuda Pancasila serta didukung
penuh Pemkab Barito selatan.
Kegiatan ini juga menjawab keinginan masyarakat
akan event yang selalu ditunggu-tunggu pada setiap Ramadhan tiba.
Ia juga mengajak kepada masyarakat mari kita
dukung dan sambut kegiatan ini dengan antusias. Mari kita jaga kondusifitas
daerah, terutama selama bulan Ramadhan.
“Semoga kehadiran lomba ini benar-benar menjadi
pemicu semangat kita dalam beribadah dan meramaikan masjid serta lingkungan
kita. Serta menjadi tonggak kegiatan kepemudaan positif lainnya,” ucap
dia.(digdo)
