BUNTOK- Naiknya harga BBM yang ada di eceran di
wilayah Barsel sejak dua pekan terakhir, Pihak Perum Bulog Barsel nyatakan
tidak berdamfak dalam hal distribusi dan penjualan bahan pokok mereka.
Kepala Perum Bulog Barsel Fariz Jaya AMD
mengatakan, adanya isu kenaikan BBM beberapa waktu lalu yang akhirnya tidak
jadi, namun harga jual tetap naik dikalangan para pengecer.
“Hal ini kiranya hingga sampai saat ini tidak
berpengaruh pada Perum Bulog Barsel, baik dari pendistribusian hingga penjualan
masih tidak ada kenaikan pada kami,” kata Fariz di kantornya, Selasa (14/4/26).
Ia juga mengatakan untuk stok barang yang akan
mengalami kenaikan saat ini dan bukan pengaruh dari isu BBM adalah harga gula
pasir, yang dari pihak distributor sendiri rencanya sudah mengalami kenaikan
harga.
“Jadi harga gula bukan karena adanya isu BBM namun
sudah dari distributor yang mengalami kenaikan harga saat ini dan rencananya
kita akan menyesuaikan tentunya jika sudah mengambil barang baru,” ujar Fariz.
Lebih lanjut olehnya yang mengatakan bahwa untuk
Perum Bulog Barsel sendiri saat ini untuk stok gula masih banyak jadi bagi
masyarakat yang merasa harga gula di pasaran sudah alami kenaikan, bisa cek di
Perum Bulog.
Ditambahkan olehnya stok gula di barsel masih
banyak ada kurang lebih 10 ton baik itu kemasan plastik gula pasir maupun
kemasan gula fit. “Yang mana harga jualnya jauh lebih murah dari harga pasaran
di luar sana,” tandas Fariz sekaligus mengakhiri.(digdo)
