BUNTOK – Menghadapi potensi Kebakaran Hutan
dan Lahan (Karhutla), Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan (Barsel),
Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana
Penanggulangan Karhutla di wilayah setempat.
Apel yang merupakan bagian dari kesiapsiagaan
penanggulangan karhutla tersebut berlangsung di halaman Mako Satsamapta Polres
Barsel, Jalan Tugu No 14 Buntok, Jumat (17/4/26).
Menurut Kapolres Barsel, AKBP Jecson Ricsko
Hutapea, apel tersebut sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana
prasarana dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah setempat.
“Kesiapan personel beserta kelengkapan sarana dan
prasarana penanggulangan karhutla sangat penting untuk kita siapkan,” ujarnya.
Melalui apel kesiapan, katanya, sinergi TNI, Polri,
BPBD, Damkar, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) diharapkan siap
bergerak bersama dalam pencegahan karhutla.
“Penanganan karhutla harus dilakukan secara
terpadu dan satu komando sesuai arahan pimpinan,” katanya.
Berdasarkan prakiraan musim kemarau tahun ini,
potensi kebakaran hutan dan lahan diperkirakan meningkat sehingga diperlukan
langkah antisipasi sejak dini.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dan
perusahaan menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah
Barsel.
“Perusahaan wajib menyiapkan peralatan dan
masyarakat diminta melaporkan pembukaan lahan sesuai ketentuan agar tidak
menimbulkan kebakaran,” tambahnya.
Langkah antisipasi nyata diwujudkan melalui
pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana penanggulangan karhutla.
Usai apel, jajaran Forkopimda bersama Kapolres
meninjau peralatan dan kendaraan yang disiapkan untuk penanggulangan karhutla
di wilayah Barsel.(digdo)
